BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH KOTA BEKASI

Layanan Informasi : 081380907429

Walkot Bekasi raih Enterpreneur Award 2017

Walkot Bekasi raih Enterpreneur Award 2017

Headline 07 Desember 2017

Jakarta . 6-12-2018. - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meraih penghargaan Wali Kota Enterpreneur Award 2017 untuk kategori investasi dari KIN ASEAN Forum.

"Penghargaan ini merupakan pengakuan terhadap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang memiliki pemikiran visioner terhadap pembangunan daerah," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kota Bekasi Encu Hermana.

Hal itu dikatakannya usai menerima penghargaan mewakili Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Rabu malam.(6/12)

Menurut Encu, fokus penilaian penghargaan ditujukan pada kinerja kepala daerah dalam memberikan kebijakannya terhadap target penyerapan investasi selama kurun waktu 2017.

Dinas Penanaman Modal, Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bekasi mencatat hingga triwulan III 2017 Kota Bekasi telah meraup investasi total mencapai Rp7,8 triliun dari potensi yang dipetakan hingga 2018 Rp10 triliun.

Investasi tersebut berasal dari sektor usaha properti, ritel dan jasa dari kalangan investor dalam dan luar negeri.

Rahmat Effendi merupakan kepala daerah kedua setelah Wali Kota Bogor Bima Arya yang menerima penghargaan tersebut diikuti tiga kepala daerah lainnya yakni Wali Kota Jambi Syarif Fasha, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

Sementara itu, KIN ASEAN Forum menggelar agenda tersebut dalam rangka memberikan inspirasi dari para pelaku industri, akademisi, organisasi nirlaba, serta pemerintah dengan berbagai perspektif.

Pada acara yang dihadiri oleh para pemegang posisi puncak organisasi ini diklaim bukan sekadar diskusi strategis, tetapi juga melahirkan kolaborasi dari antarpeserta.

Pada The 8th Annual KIN ASEAN Forum tahun ini mengangkat tema "Foresight: Where will ASEAN go?" dari forum yang dibawa oleh Hermawan Kartajaya yang digagas sejak 2010.

Para pemasar dari 12 negara di Asia seperti Thailand, Korea, Singapura, Malaysia, Filipina, Srilanka, Jepang, China, dan yang lainnya pun menghadirkan berbagi gagasan mereka di ajang ini.

Executive Chairman MarkPlus, Inc Hermawan Kartajaya selaku Co-Founder KIN ASEAN mengatakan bahwa Marketing saat ini sangat kompleks.

"Para entrepreneur perlu banyak memberikan perhatian di kondisi industri yang Volatility, Uncertainty, Complexity and Ambiguity (VUCA). Di Asia pun muncul istilah DAMO (Discovery, Adventure, Momentum, Outlook) yang dicetuskan oleh Pendiri Alibaba Jack Ma," ujar Hermawan.

Dalam memberikan inspirasi, beberapa nama pembicara seperti Robert C. Wolcott (Executive Director, KIN Professor dari Kellogg School of Management), Direktur Pertamina Gas Yenni Andayani yang berbicara soal Energy, Presdir Nissan Motor Indonesia Eiichi Koito yang berbicara soal The Car of the Future dan beberapa nama lainnya disuguhkan pada acara ini.

Diharapkan, melalui ajang ini akan lahir berbagai inovasi untuk kemajuan ASEAN di era yang semakin tidak menentu ke depannya. (hum)

Berita update
Update

Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Bekasi

Baca »
Update

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menerima Tim Penilai

Baca »
Update

wawancara penilaian walikota terbaik

Baca »